May 29, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

UNBK 2020, Beberapa sekolah SMP dan MTS masih ikut sekolah lain

UNBK 2020

ilutrasi UNBK

Sebanyak 9 SMP/ MTs di Kabupaten Lebong, terpaksa menumpang di sekolah lain buat melakukan Tes Nasional Berbasis Komputer( UNBK) pada tahun 2020 ini.

Berita Trending – Sebanyak 9 SMP/ MTS di Kabupaten Lebong, terpaksa menumpang di sekolah lain buat melakukan Tes Nasional Berbasis Komputer( UNBK) pada tahun 2020 ini.

” Jika sarana untuk UNBK memanglah masih banyak kurang. Baru 21 sekolah sudah mandiri, sedangkan 9 sekolah lagi numpang,” ucap dia, kemarin( 15/ 2).

Dia menuturkan, tercatat sebanyak 1. 752 siswa jenjang SMP dan MTS yang hendak menjajaki UNBK tahun ini. Saat sebelum itu, grupnya hendak menggelar pelatihan Proktor serta Teknisi UNBK 2020.

” Secara umum seluruh SMP dan MTS di Lebong telah berhak melakukan tes dengan mandiri. Meski sebagian masih terdapat yang menumpang di sekolah lain,” tutupnya.

Ada pula 9 sekolah yang masih menumpang, ialah:

  1. SMPN 13 Lebong akan menggelar UNBK di SMAN 5 Lebong.
  2. SMPN 4 Lebong UNBK di Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) IT Al Husnah
  3. SMPN 20 Lebong UNBK di Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) 02 Lebong
  4. SMP Muhammadiyah UNBK di Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Muhammadiyah
  5. SMPN 21 Lebong UNBK di SMA 5
  6. SMPN 23 Lebong UNBK di SMPN p7 Lebong
  7. MTS Islamiyah Talang Leak UNBK di MAN 01 Lebong
  8. MTS Dzikir Pikir UNBK di MAN 02 Lebong
  9. MTS Ampel Darussalam UNBK di MTS 01 Lebong.

UNBK Maret, Pemprov Fokus di Pelosok

Tahun ini Sekolah SMP pelosok kota sudah bisa mengikuti tes di sekolah masing-masing

Berbeda dengan penerapan UN di tahun sebelumnya, dimana tes nasional berbasis komputer( UNBK) untuk sekolah- sekolah yang terdapat di pelosok wajib ke kota dahulu supaya dapat mengikuti tes. Buat tahun ini, mereka yang terdapat di wilayah pegunungan, ataupun di kepulauan telah dapat mengikuti tes di sekolah masing- masing.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Basri mengatakan, tahun ini pemerintah memfokuskan pelayanan terhadap sekolah yang ada di pelosok. Program tersebut dinamakan remote area, dimana seluruh fasilitas yang diperlukan mulai dari komputer, genset sampai ataupun koneksi jaringan yang digunakan buat wilayah pelosok telah dipersiapkan dengan matang.

“ Tahun ini kita yakinkan mereka tes di sekolah sendiri, tidak butuh lagi naik perahu dari pulau, berjalan kaki dari gunung ke kota,”

Seluruh sarana yang diperlukan di masing- masing sekolah telah disalurkan. Kata Basri, jumlah sekolah remote zona sebanyak 36 di Sulsel. Masing- masing sekolah sudah diberikan dorongan minimun 20 komputer masing- masing sekolah. Tidak hanya itu genset dan pisatnya telah aman.

“ Komputer itu pula dapat digunkan siswa dalam aktivitas belajar, mereka dapat mencari rujukan dan sumber belajar UN melalui komputer karena akses internet telah ada,” jelasnya.

Ditambahkannya, kalau tidak ada lagi hambatan dalam penerapan UNBK tahun ini. Persiapan lagi dimantapkan. Masing- masing panitia di tiap wilayah akan berkooridnasi dengan kepala sekolah terkait hasil pertemuan tersebut.

Setelah itu, tarhet Disdik Sulsel yaitu memfasilitasi para operator khususnya yang dipelosok buat diberi pelatihan terkait teknis- teknis yang akan dicoba.

“ Para operator akan diundang buat tiba di provinsi supaya dilatih gimana melaksanakan aktivitas teknis dan gimana mengestimasi hambatan yang mungkin akan terjalin,” tuturnya.

Sedangkan itu Pimpinan Panitia UNBK jumlah totalitas siswa yang akan mengikuti UNBK adalah 304. 025 peserta didik. Mulai dari SMP, MTS, SMA, MA, Sekolah Menengah Kejuruan(SMK), dan Paket C.

Buat persiapan pendukung supaya partisipan didik dapat menjajaki tes telah diperkirakan oleh panitia. Buat penuhi kekurangan komputer akan dikordinasikan dengan seluruh sekolah, misalnya jika Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) kekurangan maka akan ditutupi oleh SMA, begitupun sebaliknya.

“ jadi dapat pinjam komputer dari SMP, SMA, Sekolah Menengah Kejuruan(SMK), karena jadwalnya berbeda- beda,” ucapnya.

Diketahui, UNBK ini dibagi jadi 3 tahap, hal tersebut sebagai salah satu langkah buat mengestimasi kekurangan komputer milik sekolah.“ Misalnya dalam satu sekolah jumlah siswanya 90 orang, jadi komputer yang diperlukan cuma 30 karena dibagi 3,” paparnya.

Ada pula agenda UNBK diawali dari Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) 16- 19 Maret, SMA 30 Maret sampai 2 April, susulan 7- 8 April, SMP/ MTS 20- 23 April, Agenda UNBK Susulan SMP/ MTs 29- 30 April.