March 29, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Uji Coba Blokir Ponsel BM,Berbasis IMEI akan lebih lengkap dilakukan bulan Maret Mendatang

Sim Card

Blokir IMEI akan dilakukan untuk pengguna perangkat Ilegal

Uji coba blokir ponsel BM atau black market yang dilakukan Kementrian Komunikasi dan Informatika( Kominfo) ini berbasis IMEI

Berita Tekno – Uji coba blokir ponsel BM atau black market yang dilakukan Kementrian Komunikasi dan Informatika( Kominfo) ini berbasis informasi International Mobile Equipment Identity( IMEI) dalam sekala besar akan diadakan bulan Maret mendatang.

“ Mudah- mudahan trial yang lengkap bisa dilaksanakan pada bulan Maret,” ucap Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Mochamad Hadiyana, lewat aplikasi pesan kepada Antara, Senin malam.

Sebelumnya Kominfo bersama operator seluler XL sudah melakukan uji coba pembatasan IMEI dengan mengujikan fungsi EIR dalam rangka proof of concept( PoC) sistem blacklist bertempat di XL Tower, Jalan. H. R. Rasuna Said.

Tadinya, menurut Hadiyana. Akan dilaksanakan pula uji performa dengan melibat SIBINA, adalah Centralized EIR yang terdapat di Kemenperin, tetapi tidak bisa dilaksanakan karena SIBINA belum bisa dioperasikan sebagaimana mestinya.

“ Buat uji fungsi sendiri berjalan dengan sangat baik. Semua use case scenario bisa berjalan dengan sangat baik,” kata Hadiyana.

Sebagai contoh, dalam use case pemindahan kartu SIM kepada perangkat yang legal menyebabkan perangkat mendapatkan layanan telekomunikasi seluler.

Sedangkan, pemindahan kartu SIM pada perangkat yang belum terdaftar menimbulkan perangkat memperoleh layanan selama periode klarifikasi dengan memperoleh SMS Notifikasi buat mengklarifikasi status perangkatnya ke SIBINA.

Sedangkan, pemindahan kartu SIM pada perangkat ilegal menimbulkan perangkat tidak dapat digunakan oleh pelanggan.

“ Contoh use case yang lain merupakan penindakan IMEI cloning. Dalam use case ini, sistem memblokir fitur yang teridentifikasi palsu dengan menempatkannya dalam catatan gelap,” kata Hadiyana.

Berikutnya, sistem akan membagikan layanan kepada perangkat yang teridentifikasi asli. Dengan cara mengawinkannya dengan no kartu SIM dan menempatkannya dalam catatan pengecualian.

Hadiyana menambahkan, total skenario yang diuji terdiri dari 15 use case.

Ketentuan mengenai IMEI disahkan pada 18 Oktober lalu oleh 3 kementerian, yaitu Kominfo, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan. Ketentuan tersebut akan berlaku secara efektif mulai 18 April mendatang