NH Dini, Ibu dari Pierre Coffin Menjadi Google Doodle
September 19, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

NH Dini, Ibu dari Pierre Coffin Menjadi Google Doodle ,Berikut Fakta Hidupnya

Novelis Indonesia

Google merayakan hari kelahiran ibunda sutradara Pierre Coffin

Google memperingati hari kelahiran ibunda sutradara Pierre Coffin yang populer melalui film Despicable Me dan Minions itu dengan tema Google Doodle.

Berita Trending – Hari ini, Sabtu, 29 Februari 2020, merupakan hari kelahiran sastrawan Nurhayati Sri Hardinia Siti Nukatin ataupun diketahui dengan nama NH Dini. Google memperingati hari kelahiran ibunda sutradara Pierre Coffin yang populer melalui film Despicable Me dan Minions itu dengan menjadikannya tema Google Doodle.

Ketika kita membuka halaman Google, akan tampak lukisan seseorang wanita menggunakan kacamata sebagai pengganti huruf O. Dia tengah menulis berlembar- lembar kertas warna- warni (Google Doodle).

NH Dini lahir di Semarang pada 29 Februari 1936 dan wafat di kota kelahirannya pada 4 Desember 2018. Berikut beberapa kenyataan menarik tentangnya semasa hidup.

Image result for nh dini
Google Merayakan ulang tahun NH Dini (Google Doodle)

Menulis semenjak Sekolah Dasar

Dini telah rajin menulis sejak duduk di kelas 3 Sekolah Dasar. Karirnya dalam dunia penulisan Tanah Air diawali disaat dirinya mengirim sajak buat program” Prosa Berirama” yang ditayangkan Radio Republik Indonesia. Karena merasa format cerita pendek tidak cocok untuk dirinya, Dini mulai menulis cerita panjang. Dia mulai menulis karya pertamanya berjudul Hati yang Damai, setelah itu Pertemuan 2 Hati( 1986) yang diterbitkan di taman tengah Femina.

NH Dini setelah itu memasuki ke penulisan biografi dan novel. Amir Hamzah Pangeran dari Negara Seberang( 1981) dan Dharma Seorang Bhikku( 1997) merupakan 2 novel biografi yang pernah ditulisnya. Tetapi, dia lebih dikenal lewat karya- karya novelnya semacam Pada Suatu Kapal( 1973), La Barka( 1975), Keberangkatan( 1977), dan Namaku Hiroko( 1977).

Judi Online QQmulia Menyediakan berbagai game online

Menerima Sederet Penghargaan

Sederet penghargaan pernah diterimanya, seperti Hadiah Seni untuk Sastra dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan( 1989), Bhakti Upapradana Bidang sastra dari Pemerintah daerah Jawa Tengah( 1991), SEA Write Award dari pemerintah Thailand( 2003), Hadiah Francophonie( 2008), dan Achmad Bakrie Award bidang Sastra( 2011).

Sastrawan Wanita Pemetik Kenangan

NH Dini merupakan novelis yang produktif di era 1970- an yang karyanya masih disukai generasi saat ini dan masih menyisakan beberapa kenangan untuk pembaca generasi saat ini. Karyanya yang khas berbasis kenangan yang dialami dan ditulis sendiri. Tulisannya mengacu ke berbagai kejadian yang dia rekam dan tuliskan kembali dalam puluhan novel karyanya.

Menghabiskan Masa Tua dengan Melukis

Beberapa tahun terakhir, NH Dini menuangkan karya lewat lukisan. Karya- karyanya pernah ditampilkan dalam pameran berjudul” Rekreasi Visual Nh. Dini” yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada 11- 18 Mei 2013. NH Dini mengangkat lukisan yang menyuguhkan keteduhan dan kedamaian yang rekreatif, dan seluruhnya bercorak Chinese painting.

Nuansa bunga, tenaman, binatang, dan lanskap alam jadi tema utama dari lukisan- lukisannya. NH Dini juga banyak membiarkan ruang kosong dalam lukisannya. Untuk ia, melukis juga dilakukan untuk mengusir kepikunan, sebagaimana dia mengisi teka teki silang dalam bahasa Prancis.

Memilih Hidup di Panti Jompo

Sehabis berpisah dari suaminya, Yves Coffin pada 1984, NH Dini kembali ke Indonesia. Dia juga memperoleh kembali kewarganegaraan Indonesia setelah tadinya ikut suami jadi warga negeri Prancis.

Selama beberapa waktu tinggal sendiri di rumahnya di Semarang, NH Dini kemudian memutuskan menetap di Kompleks Graha Wredha Mulya, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Tetapi dia setelah itu pindah dan menetap di Panti Wredha Langen Wedharsih, Ungaran.

Ibunda Pierre Coffin

Image result for pierre coffin
Pierre Coffin merupakan Putra NH Dini

Sempat terlupakan, nama NH Dini kembali diperbincangkan saat putranya Pierre Louis Padang dibicarakan berkat wujud Minions dalam film Despicable Me 1, Despicable Me 2, dan Minions.

Pierre Louis Padang, yang lebih dikenal dengan nama Pierre Coffin, dan Marie Claire Lintang merupakan anak hasil pernikahan Dini dengan diplomat Prancis Yves Coffin. Pasangan yang menikah pada 1960 ini memutuskan berpisah pada 1984. Padang dan Lintang setelah itu memilah hidup bersama si ayah.

Meninggalkan Wasiat

NH Dini pernah mengatakan keinginannya saat meninggal. Ketika berumur 52 tahun, NH Dini tiba ke kantor Notaris Nyonya Lenie Hardjanto Lubis di Semarang. Kepada notaris, dia menyerahkan sepucuk pesan dalam amplop tertutup. Di dalam pesan wasiat itu tertulis NH Dini memohon dibakar jika nanti dia wafat. Alasannya lebih praktis dibakar, tidak memerlukan tanah kuburan. Anggota Green Peace, organisasi pecinta area, ini berkata tanah lebih berarti buat bertani, bukan buat kuburan.

NH Dini juga lebih bahagia jika tanah 2 x 1 m buat kuburannya dipakai menanam mangga ataupun buah lain yang berguna untuk manusia.