Menjelang Tahun Ajaran Baru, 131 Siswa Jabar Positif Virus Corona
September 18, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Menjelang Tahun Ajaran Baru, 131 Siswa Jabar Positif Virus Corona

New Normal

Ilustrasi Sekolah

Seminarioaversa, Berita Trending – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat mencatat sedikitnya 190 anak-anak terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19). Sebanyak 131 orang di antaranya merupakan anak usia sekolah.

Kepala Dinkes Jabar Berli Hamdani menyebutkan 190 anak-anak itu berada dalam rentang usia 0 hingga 18 tahun. Sedangkan, anak dalam rentang usia sekolah ialah 6 hingga 18 tahun.

“Total positif usia sekolah laki-laki 62, perempuan 69,” kata dia, lewat pesan singkatnya, Senin (22/6).

Sebanyak 80 anak usia sekolah di antaranya, kata Berli, masih menjalani perawatan.

Wabah Corona, ini Tanggapan Kemendikbud tentang Meliburkan Sekolah

Sementara, dari total 190 anak yang terjangkit virus corona tersebut terdapat bayi 0-1 tahun sebanyak 11 orang, yang terdiri dari tujuh laki-laki dan empat perempuan. Tiga bayi di antaranya masih menjalani perawatan.

Kemudian, balita usia 1-5 tahun sebanyak 35 orang, dengan 17 anak di antaranya masih dirawat; dan usia prasekolah, yakni 5-6 tahun, ada 13 orang, dengan lima anak masih dirawat.

“Untuk total positif bayi 0 hingga 1 tahun, yaitu sebanyak laki-laki tujuh orang dan perempuan empat orang,” imbuhnya.

Di sisi lain, Berli menuturkan sebanyak 82 anak dinyatakan sembuh dari Covonra. Selain itu, ada tiga anak terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia, yang terdiri dari satu balita dan dua anak usia sekolah.

“Untuk anak positif meninggal, balita perempuan 1 orang dan usia sekolah laki-laki dua orang,” ujar Berli.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan pihaknya berhati-hati dalam pembukaan kembali kegiatan sekolah agar tak memicu kasus baru Corona.

“Kami tidak ingin terburu-buru membuka institusi pendidikan,” kata dia, Sabtu (13/6).

Kemendikbud sendiri sudah menetapkan bahwa tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai pada 13 Juli. Pembelajaran dengan sistem tatap muka hanya bisa dilakukan di zona hijau Corona. Sisanya, masih belajar dari rumah.