Masa New Normal, Ini 3 Aturan Baru Nontn di Bioskop
September 26, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Masa New Normal, Ini 3 Aturan Baru Nontn di Bioskop

New Normal

Peraturan Baru nonton di Bioskop saat New Normal

Beberapa bulan terakhir, Seluruh tempat hiburan termasuk bioskop, harus tutup sementara akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Seminarioaversa – Beberapa bulan terakhir, Seluruh tempat hiburan termasuk bioskop, harus tutup sementara akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Seiring dengan imabauan Pembatasan Sosical Berskala Besar(PSBB). Pemerintah jaringan Bioskop di Indonesia belum diperbolehkan untuk beroperasi.

Meski Begitu tatanan hidup baru atau New Normal mulai dijalankan pemerintah dengan mulai dibukanya fasilitas umum hingga pusat belanja

Terkait hal tersebut, jika nantinya bioskop juga kembali buka, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Bakal ada tiga aturan baru untuk menonton di bioskop selama masa new normal. Berikut rangkumannya:

1. Pembayaran digital

Sesuai dengan kebijakan new normal yang dikeluarkan pemerintah, jaringan bioskop CGV akan melakukan sedikit perubahan. Jika bioskop sudah bisa dibuka kembali, CGV hanya akan menerima pembayaran digital.

“Proses transaksi akan diarahkan menggunakan digital payment atau e-Wallet,” kata Hariman Chalid, PR Bioskop CGV, kepada Kompas.com, Rabu (10/6/2020).

Peraturan tersebut diterapkan untuk mencegah sentuhan fisik antar pengunjung dan karyawan.

2. Jeda satu kursi

Warga Bogor Belum Boleh Nonton Bioskop - Metropolitan.id

Jaringan Cinema CGV juga akan menerapkan physical distancing antara penonton di dalam studio. “Iya, kami menerapkan social distance seating (diberi jarak satu kursi),” kata Hariman Chalid.

Hariman Memastikan CGV selalu mengkitui prosedur dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah

3. Jumlah penonton dibatasi

Selain menggunakan pembayaran digital dan jeda satu kursi, CGV juga menerapkan pembatasan jumlah penonton. Karena adanya peraturan jeda satu kursi, jumlah penonton tiap satu studio menjadi dibatasi.

“Sudah pasti jumlah penonton nantinya tidak akan 100 persen kapasitas auditorium kami,” tutur Hariman. Di sisi lain, Hariman belum bisa mengonfirmasi lebih lanjut mengenai tanggal pasti jaringan Cinema CGV akan beroperasi. “Hingga hari ini, kami belum mendapatkan informasi tersebut (pembukaan kembali Cinema ),” ujar Hariman.