Jelang Atalanta vs PSG, Gaji Neymar Setara Satu Skuad La Dea
September 27, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Jelang Atalanta vs PSG, Gaji Neymar Setara Satu Skuad La Dea

PSG

Taktik pelatih PSG Thomas Tuchel yang mematikan pergerakan striker berbahaya lawan, Erling Haaland

Seminarioaversa – Perempatfinal Liga Champions 2019-2020 akan dibuka pada pekan ini dengan laga antara Atalanta vs Paris Saint-Germain (PSG) yang digelar di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, pada Kamis 13 Agustus dini hari WIB. Laga tersebut bagaikan bumi dan langit jika membandingkan skuad kedua kesebelasan.

Ditilik dari segala sisi, PSG jelas lebih unggul dibandingkan dengan Atalanta. Kualitas skuad kedua kesebelasan sangat jomplang jika ditinjau dari segi finansial. Sokongan dana melimpah dari juragan asal Qatar, Nasser Al-Khelaifi, membuat Les Parisien mampu menarik minat bintang-bintang besar.

Situs judi slot online terpercaya di Indonesia

Selasa (11/8/2020), anggaran gaji PSG untuk musim 2019-2020 mencapai 180 juta Euro (setara Rp3,12 triliun). Sementara itu, Atalanta hanya menganggarkan 36 juta Euro (setara Rp624 miliar) untuk musim ini.

Anggaran gaji PSG itu lima kali lipat dibandingkan Atalanta. Pemain yang paling menyedot anggaran adalah Neymar Junior yang gaji per tahunnya mencapai 36 juta Euro. Itu hanya dari gaji pokok saja, belum termasuk bonus dan lain-lain.

Gaji Neymar Setara dengan 23 pemain La Dea

Inter Milan Berencana Potong Gaji Pemain dan Pelatih - bolaskor.com

Menariknya, gaji per tahun yang dibayarkan PSG untuk Neymar, sama dengan jumlah pengeluaran Atalanta untuk 23 pemain. Kalau pemain asal Brasil itu mau, ia bisa membayari penuh gaji para pemain La Dea di luar pelatih Gian Piero Gasperini.

Sekadar informasi, pemain dengan bayaran tertinggi di Atalanta adalah Duvan Zapata dan Papu Gomez. Keduanya dibayar masing-masing 1,2 juta Euro (setara Rp20,8 miliar) per tahun. Gaji per tahun keduanya jika digabungkan masih kalah dibandingkan bayaran per bulan Neymar, yakni 3 juta Euro (setara Rp52 miliar).

Kesenjangan tersebut tidak membuat Atalanta gentar. Gli Orobici mampu menunjukkan mereka tidak bisa dipandang sebelah mata, setidaknya oleh klub-klub Italia. Apalagi, mereka kini menjadi satu-satunya wakil Italia di kompetisi Eropa, baik Liga Champions maupun Liga Eropa.

Motivasi Atalanta semakin berlipat ganda karena ingin memberi hiburan bagi warga Kota Bergamo dan Italia yang dirundung duka akibat pandemi Covid-19. Kalau sudah begitu, penikmat sepakbola akan disuguhkan pertandingan menarik bertempo tinggi antara Atalanta vs PSG.