Hancur Airmata Michael Jordan Kenang Kobe Bryant Sebagian aku Mati
November 30, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Hancur Airmata Michael Jordan Kenang Kobe Bryant: Ketika Kobe Meninggal Sebagian Aku juga Mati

Kobe Bryant

Mengenang Kobe Bryant dan Giana Bryant

Legenda NBA, Michael Jordan memberikan pidato mengharukan di acara" Celebration of Life", buat mengenang Kobe Bryant dan Gianna Bryant.

Berita Trending – Legenda NBA, Michael Jordan memberikan pidato mengharukan di acara” Celebration of Life”, buat mengenang Kobe Bryant dan Gianna Bryant.

Dia mengenang kembali hubungan mereka, dan apa arti Kobe untuknya dan dunia.

” Kobe merupakan sahabat baikku, dia seperti adik kecil,” kata Jordan dilansir dari Time.

” Pada saat Kobe wafat, sebagian kecil diriku juga mati,” tambahnya.

Jordan menceritakan kesehariannya dengan Kobe, hingga dia dapat menganggapnya sebagai ikatan kakak adik.

Kobe selalu membantunya, dan tiap malam membicarakan tentang basket.

Awal mulanya, Jordan merasa jengkel dengan apa yang dilakukan Kobe padanya.

Namun, dia juga menyadari kalau Kobe mempunyai semangat yang kuat dalam bermain basket.

” Anak ini memiliki semangat yang tidak akan pernah kalian ketahui,” kata Jordan.

” Saat saya mengenalnya, saya mau menjadi kakak terbaik yang saya bisa.”

Kobe seringkali bersaingan di lapangan basket dengan Jordan.

Dia melawan Jordan sebanyak 8 kali sejauh kariernya.

Satu pertarungan mereka yang sangat populer merupakan pada Desember 1997.

Kobe sukses mencetak 33 poin, sedangkan Jordan 36 poin.

Di pertarungan terakhir mereka, pada 2003 Kobe sukses mengumpulkan 55 poin.

” Seluruh orang selalu menyamakan saya dengannya. Tetapi saya cuma mau bicara tentang Kobe,” ucap Jordan.

Atlet 57 tahun itu menambahkan, kalau mereka tidak cuma diskusi tentang basket tetapi juga tentang bisnis, keluarga, dan kehidupan.

” Dia cuma berusaha menjadi orang yang lebih baik.”

Beberapa bulan lalu, Kobe mengirim pesan ke Jordan.

Dia menanyakan, gerakan basket apa yang Jordan jalani ketika dia berumur 12 tahun.

Kobe berinisiatif menanyakan hal itu, supaya dapat mengajari putrinya Gianna lebih baik lagi.

” Ini jam 2 pagi,” kata Jordan.

Selama menceritakan, airmata tak henti membasahi pipi Jordan.

Dia lalu mengenang sebuah meme yang memperlihatkan dia lagi menangis, sontak pernyataan itu langsung membuat hadirin tertawa.

Jordan mengaku, tidak mau melihat candaan saat dirinya menangis.

Jordan merupakan salah satu dari banyak atlet dan tokoh olahraga yang berpidato sepanjang upacara peringatan itu.

Yang lain adalah rekan setim Kobe Shaquille ONeal, Manajer Lakers Rob Pelinka, Bintang WNBA Diana Taurasi, dan istri dan juga bunda Gianna yaitu Vanessa Bryant.

Vanessa Sedih Tidak Dapat Lihat Gianna Berkembang Dewasa dan Kehilangan Sosok Kekasih

Istri Kobe Bryant, Vanessa Memimpin ‘Celebration of Life’ untuk Michael Jordan dan Gianna

Pidato emosional juga dibacakan oleh Vanessa.

Ibu 4 anak ini menceritakan tentang Gianna, sang wanita periang dan sangat atletis.

Gianna memanglah mewarisi bakat dan kecintaan Kobe pada basket.

” Dia wanita ayah, tetapi saya tahu dia juga menyayangi ibunya,” kata Vanessa.

” Dia merupakan salah satu sahabat terbaikku.”

” Gigi sangat kompetitif seperti bapaknya, tetapi Gianna juga wanita yang anggun,” tambahnya.

Baginya, putri keduanya ini mempunyai senyum lebar dan sangat menyenangkan.

” Kobe selalu berkata kalau Gianna merupakan saya.”

” Dia memiliki semangat, karakter, dan ia lembut penuh cinta,” jelas Vanessa.

Ketegaran bunda 4 anak ini mulai runtuh ketika berkata dia tidak dapat memandang Gianna jadi atlet basket profesional.

Gianna wafat pada umurnya yang masih belia, 13 tahun.

Vanessa kemudian menceritakan tentang si suami, Kobe Bryant.

Kobe diketahui sebagai pesaing sengit di lapangan basket, pemain terhebat, penulis, pemenang Oscar, dan Black Mamba.

Di antara banyak prestasi Kobe, Vanessa menilai suaminya itu merupakan orang yang selalu melengkapinya.

” Saya tidak dapat melihatnya sebagai seseorang selebriti ataupun pemain basket yang luar biasa.”

” Dia merupakan suamiku yang manis, dan bapak yang hebat untuk anak- anak kami. Dia milikku, dia segalanya bagiku,” kata Vanessa dilansir dari Daily Mail.

Kobe dan Vanessa berjumpa disaat sama- sama berusia remaja, sekitar 17 tahun.

Vanessa merupakan pacar pertama Kobe, cinta pertamanya, dan setelah itu jadi istrinya.

” Dia merupakan suami yang hebat. Kobe mencintaiku lebih daripada yang dapat saya ungkapkan,” katanya.

Vanessa terus memuji sosok Kobe, yang telah memberikannya 4 buah hati.

” Aku mau anak- anak mengenal dan mengingat suami dan ayah yang luar biasa itu.”

” Sosok yang mengajarkan generasi di masa depan supaya mampu melakukan segalanya lebih baik dan tidak takut resiko,” jelasnya.

” Kami menyayangi kamu berdua dan akan merindukan kamu selamanya dan selalu,” tambah Vanessa.

Peringatan dan penghormatan buat mendiang Kobe Bryant ini, tepat satu hari sehabis Vanessa mengajukan gugatan kepada Island Express Helicopters Inc.

Itu merupakan perusahaan helikopter yang ditumpangi Kobe dan Gianna dan 9 korban lainnya.