Gunung Merapi Meletus, Erupsi Warga Boyolali Tetap Beraktivitas
November 24, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Gunung Merapi Meletus, Erupsi Gunung Berapi Warga Selo Boyolali Tetap Beraktivitas

Gunung Merapi Selo Boyolali

Gunung Merapi Selo Boyolali Meletus

Masyarakat Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tetap beraktivitas seperti biasa setelah erupsi Gunung Merapi terjadi pada Selasa( 3/ 3).

Seminarioaversa – Masyarakat Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tetap beraktivitas seperti biasa setelah erupsi Gunung Merapi terjadi pada Selasa( 3/ 3).

Menurut Kepala Desa Klakah, Marwoto membenarkan telah terjadi erupsi Gunung Merapi sekitar jam 05. 30 Wib. Asap tebal terlihat jelas dari Desa Klakah Kecamatan Selo Boyolali.

” Kami setelah itu menuju Dukuh Sumber yang paling tinggi di Desa Klakah, buat mengondisikan masyarakat setempat. Masyarakat tetap waspada meski mereka melakukan judi online kegiatan seperti biasa,” kata Marwoto dikutip Antara.

Image result for selo boyolali gunung merapi

Menurut dia, hujan abu di Dukuh Sumber Desa Klakah tidak terkena dampaknya akibat erupsi Merapi. Abu terlihat masih tipis di atasnya kawasan Sumber.

” Dukuh Sumber Klakah ini, permukiman yang sangat atas ataupun berjarak dekat 3, 4 km dari puncak Merapi masih terkendali nyaman dan tidak terjadi hujan abu,” katanya.

Para pelajar tetap berangkat ke sekolah, sementara masyarakat bekerja ataupun berladang seperti biasa. Kawasan Sumber Klakah tidak terjadi hujan abu dan arah angin ke utara, sedangkan Klakah berada di bagian barat gunung.

Kades Jrakah Kecamatan Selo Tumar mengatakan peristiwa erupsi Gunung Merapi terlihat dari Jrakah mengeluarkan seperti kilat- kilat setelah itu disusul asap tebal membumbung tinggi keluar dari puncak, pada Selasa pagi.

Tetapi di Desa Jrakah tidak terjadi hujan abu. Masyarakat juga melakukan aktivitas seperti biasa. Masyarakat tetap waspada meski mereka bekerja sebagai petani di ladangnya.

Di Kota Boyolali justru terjadi hujan abu tipis, namun setelah itu tertutup air hujan gerimis yang turun di daerah itu, sehingga masyarakat tidak merasakan akibatnya. Hujan abu pula terjalin di daerah Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali ataupun bagian sisi utara Merapi.

Bagi salah satu masyarakat Jalur Merbabu Boyolali, Yuli, dampak erupsi Merapi di Kota Boyolali terjadi hujan abu tipis, tetapi hilang begitu saja akibat hujan gerimis di daerah itu, sehingga masyarakat setempat tidak begitu merasakan.

Image result for selo boyolali gunung merapi
Tim Evakuasi

Tidak Ada Hujan Abu di Sleman

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, Wilayah Istimewa Yogyakarta mengatakan erupsi Gunung Merapi tidak menimbulkan hujan abu di daerah Sleman.

” Hasil pantauan TRC BPBD Sleman di daerah Kabupaten Sleman nihil terjadi hujan abu,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan di Sleman.

Menurut dia, BPBD Sleman juga telah melaksanakan droping 1. 000 pcs masker untuk kesiapsiagaan masyarakat Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul dan Srunen, Di Desa Glagaharjo Cangkringan.

Image result for selo boyolali gunung merapi
Anak – Anak Selo Boyolali Sedang Beraktivitas

” Saat ini masyarakat warga di lereng Gunung Merapi Sleman tetap beraktivitas normal seperti biasanya,” katanya.

Dia berkata, situasi saat ini juga kondusif dan terkontrol nyaman.

Tadinya BPPTKG Yogyakarta mengatakan terjadi letusan Gunung Merapi pada jam 05. 22 Wib dengan tinggi kolom asap 6. 000 meter

Saat ini status Gunung Merapi masih pada level 2( Waspada), dengan potensi ancaman bahaya berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif.

Area dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi diimbau supaya tidak ada aktivitas manusia. Masyarakat diminta mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari peristiwa awan panas ataupun letusan eksplosif.