May 29, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Fakta Mudik Gratis Ditiadakan Demi Mencegah Virus Corona, Kemenhub Minta Maaf

Mudik lebaran 2020

Mudik Lebaran 2020 gratis dibatalkan karena pandemi virus corona

Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit. Hal ini berdampak pada imbauan untuk tidak melakukan mudik Lebaran 2020. Apalagi,

Seminiarioaversa – Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Virus Corona berlaku selama 91 hari terhitung sejak tanggal 29 Februari hingga 29 Mei 2020. Hal ini berdampak pada imbauan untuk tidak melakukan mudik Lebaran 2020. Apalagi, pemerintah sudah menghapus program mudik gratis 2020.

Berikut fakta-fakta imbauan tidak mudik Lebaran 2020 Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

Program Mudik Gratis Dibatalkan

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemerintah Batalkan Mudik Gratis 2020 ...

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta maaf kepada masyarakat karena mudik gratis untuk Lebaran tahun ini dibatalkan semuanya.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, baik program mudik gratis yang diadakan oleh Kementerian Perhubungan, BUMN, hingga swasta akan ditiadakan.

Cegah Penyebaran Virus Corona

Yuk Cegah Virus Corona - Suara Surabaya

Melihat kondisi penyebaran virus Covid-19 yang begitu masif belakangan ini, keputusan yang tepat walau berat, mudik gratis akan dibatalkan.

“Oleh karena itu saya harap masyarakat pun dapat mengerti dan mematuhi apa yang sedang dilakukan pemerintah. Saat ini kami juga aktif mendorong masyarakat untuk tidak mudik, meminimalisir mobilisasi agar tidak memperluas kemungkinan penularan Covid-19,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi.

Masyarakat Diminta Tidak Mudik

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengharapkan peran serta masyarakat untuk tidak bepergian apalagi melakukan mudik pada saat libur Lebaran nanti.

“Oleh karena itu kami sampaikan kepada masyarakat yang sudah mendaftar mudik gratis, kami mohon maaf atas pembatalan ini. Saya imbau juga untuk masyarakat pada umumnya untuk tidak melakukan perjalanan dulu hingga situasi kondusif. Mudik ini melibatkan banyak massa, berpotensi menjadi titik penyebaran virus tersebut, yang mudik bepergian ke daerahnya masing-masing akan berpotensi membuat wilayah persebaran Covid-19 semakin luas. Kami akan gencarkan kampanye ini secara terus menerus,” ujar Budi.

Fokus Pemerintah Cegah Penyebaran Covid-19

Cara KAI Daop 9 Jember Cegah Penyebaran Virus Corona - Surabaya ...

Saat ini fokus pemerintah adalah untuk mempercepat penanganan dan mencegah penyebaran virus corona lebih luas lagi. Sementara jika masyarakat mudik, bisa memperluas penyebaran virus corona ke seluruh daerah di Indonesia.

“Saat ini kita akan berganti fokus, saling bantu-membantu antara pemerintah pusat maupun daerah untuk mengatasi penularan Covid-19. Karena kita tahu dengan mudik, artinya ada arus orang banyak yang akan melakukan perjalanan. Ini tentu berbahaya dan berisiko tinggi jika tetap dilakukan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi.

3 Skenario Mudik Lebaran 2020

Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait tengah menggodok opsi kebijakan tidak mudik lebaran tahun 2020 guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) ke penjuru Indonesia.

“Kami sudah bersepakat, hal yang paling utama adalah menjaga keselamatan masyarakat. Atas berbagai pertimbangan ini, kami melihat opsi kebijakan pelarangan mudik,” kata Juru Bicara Kementerian Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Jodi Mahardi.

Dia menjelaskan, ada tiga skenario yang tengah dibahas oleh sejumlah kementerian terkait. Skenario pertama yaitu, bussines as usual artinya mudik lebaran seperti dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, Skenario kedua meniadakan mudik gratis oleh perusahaan. Skenario terakhir adalah pelarangan mudik.

“Jadi, ketiga skenario itu akan segera dilaporkan kepada Presiden Jokowi,” ungkap dia.

Dia menambahkan, semua ini masih belum ada keputusan final menunggu kondisi penyebaran virus Covid-19.

“Kami (pemerintah), mengutamakan keselamatan dan keamanan masyarakat termasuk menghadapi puasa dan hari Raya Idul Fitri,” pungkas dia.