Tirta Kini Sukses Jadi Dokter Dan Punya 47 Cabang Cuci Sepatu
July 5, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Dulu Jual Gorengan, Tirta Kini Sukses Jadi Dokter Dan Punya 47 Cabang Cuci Sepatu

Dokter Tirta

Perjalanan Bisnis Dr Tirta

Nama Dokter Tirta kini tengah menjadi sorotan publik. Hal ini lantaran perjuangannya bersama tenaga medis untuk melawan pandemi covid-19.

Seminarioaversa – Nama Dokter Tirta kini tengah menjadi sorotan publik. Hal ini lantaran perjuangannya bersama tenaga medis untuk melawan pandemi covid-19.

Tak hanya sebagai seorang dokter, Dokter Tirta diketahui juga memiliki beberapa bisnis. Salah satunya bisnis cuci sepatu. Bisnis cuci sepatu miliki 47 cabang di 22 kota.

Meski kini telah sukses, siapa sangka dulu Dokter Tirta pernah jualan gorengan di kampusnya. Bahkan, untung jualan gorengannya pun sampai Rp16,5 juta.

Berikut ulasan lengkapnya.

Lulusan Fakultas Kedokteran di UGM

Melalui unggahan channel Youtube Rico Huang, Dokter Tirta mengungkapkan bahwa dirinya adalah dokter lulusan fakultas kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Jadi gue masuk fakultas kedokteran UGM 2009, gue lulus cumlaude S1 3,76 S.Ked itu di tahun 2013. Coas 1,5 tahun, sumpah dokter 2015. Sempat magang dinas di Puskesmas Turi dan Rumah Sakit UGM. Tahun 18 19 gue memutuskan off untuk fokus bisnis yang gue bangun,” kata Dokter Tirta.

Pernah Jual Gorengan di Kampus

Dokter Tirta ternyata memulai bisnisnya sejak dirinya masih kuliah. Ia memulai bisnis dengan berjualan gorengan.

“Gue lihat di kampus itu orang itu pasti laper karena kuliah itu jam 7. Enggak sempat breakfast dan pulang jam 3, cuma jeda itu salat. Yaudah gue kulak gorengan Rp400 per biji, karena emang gue nganggep di kuliah kantin itu jauh, gue jual 5 kali lipat lebih mahal,” kata Dokter Tirta.

Tak Malu Jualan Gorengan di Kampus

Saat jualan gorengan di kampus, Dokter Tirta ternyata pernah diejek oleh beberapa orang. Tetapi, ia tak malu dan tetap konsisten dalam berjualan gorengan.

“Gue kulak jam 4, tidur, belajar, jam 7 gue jual terus itu, gue jual, seret kan, temen gue jual es teh. Gue enggak malu. Ada yang ngejek jaman semester 1, cie anak kedokteran jualan gorengan, udah lu enggak usah jadi dokter ae,” ungkap Dokter Tirta. ‘

Dapat Untung Rp16,5 Juta dari Jual Gorengan

Dokter Tirta mengungkapkan untung yang ia peroleh dari hasil berjualan gorengan kala itu. Ternyata dalam tiga bulan saja, ia bisa mendapat untung Rp16,5 juta.

“Jujur malu tapi kan bercandaan, gue konsisten dan selama tiga bulan gue dari jualan gorengan aja dapet Rp16,5 juta,” kata Dokter Tirta.

Pernah Jualan Powerbalance dan Jam Monol

Setelah berjualan gorengan, Dokter Tirta mencoba bisnis lain yaitu jualan powerbalance.

“saya mikir Rp16,5 juta diapain, gue enggak tau manajemen keuangan. Gue jual powerbalance. Gue distributor paling kuat di area Jawa Tengah,” ujar Dokter Tirta.

Tak hanya berhenti di situ, Dokter Tirta juga mencoba peruntungan lain dengan menjual jam monol.

“Wah gue punya 25 juta, dari jual power balance gue udah punya 20 jutaan cash pokoknya. Ditotal kan 36an. Gue puterin 26, gue jual jam monol,” kata Dokter Tirta

Telah Miliki Bisnis Cuci Sepatu 47 Cabang

Dokter Tirta pun mengungkapkan asal mula dirinya membuka bisnis cuci sepatu yang bernama ‘Shoesandcare’. Saat ini Shoesandcare telah memiliki 47 cabang di 22 kota.

“Gue suka banget sepatu, gue suka banget koleksi sepatu. Ada turning point, gue bangkrut pokoknya dan itu cuma tersisa sepatu bekas. Gue mikir costumer kalau dapet sepatu bekas itu sedih, gue cuci, ternyata temen kosku nitip,” kata Dokter Tirta.  

“Dan mungkin Allah SWT tau gue lagi bermasalah banget, itu Gunung Kelud meletus, gue lagi jaga IGD, gue lagi ngurus kamar bayi. saya mikirnya itu bukan nyawa gue, tapi Jogja abu sampai setebel ini, gue mikirnya sepatu yang gue garap. Gue foto before after gue post di Twitter, di regram sama akun JogjaUpdate sama DetikCom, dari situ se Jogja viral,” lanjutnya.

“Gue udah pernah bangkrut jadi gue pisahin uang gue, dan dari situ munculah Shoesandcare viral sampai sekarang gue menjalani bisnis Shoesandcare dan Shoesand care udah ada 47 cabang di 22 kota,” pungkasnya.