Cara Memilih Hewan Kurban Idul Adha Sesuai Syariat Islam
August 4, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Cara Memilih Hewan Kurban Idul Adha Sesuai Syariat Islam

Idul Adha

Ilustrasi Hewan Untuk Di Kurban

Seminariaoversa – Umat Islam di seluruh dunia sebentar lagi akan segera menyambut datangnya hari Raya Idul Adha 1441 H yang jatuh pada tanggal 31 Juli 2020 tepat pada 10 Zulhijjah. Seperti biasa, perayaan Hari Raya Idul Adha identik dengan prosesi penyembelihan hewan kurban.

Penyembelihan hewan kurban sendiri memiliki makna pendekatan diri kepada Allah SWT melalui media hewan yang akan dikurbankan, serta makna sosial yang berwujud lewat pembagian daging kurban kepada kaum duafa.

Untuk itu, menjelang Idul Adha biasanya permintaan hewan kurban seperti sapi, kambing, domba, dan kerbau pun akan meningkat. Di masa sekarang ini, pemilihan hewan kurban wajib dilakukan karena tidak semua pedagang hewan menjual ternaknya yang sudah dewasa atau layak di-kurbankan.

Lantas, bagaimanakah cara memilih hewan kurban yang baik? Berikut informasi selengkapnya dilansir dari laman Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,

Hewan Harus Sehat

Tips Memilih Hewan Kurban | Indonesia Baik

Yang utama dalam memilih hewan kurban ialah hewan harus dalam keadaan sehat dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Gemuk dan lincah
  • Muka cerah
  • Bulu bersih dan mengkilat
  • Nafsu Makan Baik
  • Lubang kumlah (mulut, hidung, tellinga, dan anus) bersih serta normal
  • Tidak demam dengan suhu badan normal 37 derajat celcius

Hewan Tidak Cacat

Selain sehat, hewan kurban juga harus dipastikan tidak cacat secara fisik. Adapun ciri-cirinya adalah:

  • Hewan tidak pincang
  • Hewan tidak buta
  • Telinga hewan tidak rusak (tetapi berdasarkan kesepakatan ulama, bahwa bekas Eartag atau penanda lainnya dianggap bukan suatu kecacatan)
  • Jika jantan maka tidak dikastrasi/kebiri
  • Testis masih lengkap (2 buah) dengan bentuk dan letak yang simetris

Cukup Umur

Selain dari fisik, salah satu syarat hewan kurban yang baik adalah sukah cukup umur. Adapun klasifikasinya adalah:

  • Kambing atau domba, umur harus lebih dari 1 tahun yang ditandai dengan sudah tumbuhnya sepasang gigi tetap
  • Untuk sapi atau kerbau, setidaknya harus berumur lebih dari 2 tahun dan juga ditandai dengan sudah tumbuhnya sepasang gigi tetap


Meski tidak diwajibkan, namun masyarakat dihimbau untuk sebaiknya mengurbankan hewan ternak yang jantan. Hal ini dikarenakan kambing betina dibutuhkan keberadaannya untuk menjaga populasi. Selain itu, pemilihan hewan kurban juga harus benar-benar dilakukan dengan teliti jangan sampai memilih hewan kurban yang belum cukup umur.

Tata Cara Sembelih Hewan Kurban

tatacara-menyembelih-qurban - Santri Aqiqah | Aqiqah Jogja murah ...

Terdapat juga tata penyembelihan hewan kurban yang perlu dipahami agar dapat memenuhi syariat agama Islam.

Berikut adalah tata cara penyembelihannya:

1. Menggunakan alat penyembelihan yang tajam.

2. Menghadapkan hewan yang disembelih ke arah kiblat.

3. Berdoa.

4. Menyembelih Hewan Kurban.

5. Memutus atau memotong bagian tenggorokan dan dua urat nadi yang ada di leher hewan.

Urutan Bacaan Doa Sembelih Hewan Kurban

Adapun urutan bacaan doa sembelih hewan kurban yang benar. Dilansir dari Islam.nu.or.id, berikut urutan bacaan doa ketika melakukan proses sembelih hewan kurban:

1. Baca “Bismillâh”

Artinya: “Dengan nama Allah”

Lebih sempurna “Bismillâhir rahmânir rahîm”

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang”

2. Baca sholawat untuk Rasulullah SAW


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.

Artinya: “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”


3. Baca takbir tiga kali dan tahmid sekali



اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamdu.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

4. Baca doa menyembelih


اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.

Artinya: “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”