Ahok Percaya bahwa Ke Depan Orang tak Menilai dari Warna Kulit Lagi
September 27, 2020

Informasi Berita Indonesia dan Dunia Terupdate Hari Ini

Berita Indonesia dan Dunia hari ini, kabar terbaru terkini. Berita aktual, peristiwa, bisnis, bola, tekno, gosip, artis, viral, trending

Ahok Percaya bahwa Ke Depan Orang tak Menilai dari Warna Kulit Lagi

PT Pertamina

Ahok dan Erick thohir

Komisaris Utama (Komut) Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berbincang tentang banyak hal dengan artis peran Luna Maya secara virtual

Seminarioaversa – Komisaris Utama (Komut) Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berbincang tentang banyak hal dengan artis peran Luna Maya secara virtual. Dalam vlog berjudul “Ahok: Bosen WFH? #Dirumahaja Lebih Enak Daripada Mako Brimob” yang tayang di kanal YouTube Luna Maya, Selasa (14/4/2020). Luna Maya menanyakana tentang pandangan Ahok melihat kondisi saat ini.

basuki tjahaja purnama pun menjawabnya secara lugas. Ia percaya wabah Covid-19 yang menjadi pandemi global akan membuat banyak orang menjadi lebih baik. “Jadi satu hal yang dipercaya gitu, ya, kejadian virus Covid-19 ini akan membuat cara kita berbangsa seperti manusia,” ucap Ahok. Suami Puput Nastiti Devi ini merasa yakin, ke depan, banyak orang akan lebih bijak dalam melihat sekitar dan bagaimana memperlakukan orang lain yang berbeda.

ahok: Jangan Melihat orang dari warna kulitnya

“Jadi saya percaya ke depan orang makin tidak menilai orang dari warna kulit lagi, dari keyakinan lagi. Orang akan mengutamakan semua orang, kemanusiaan. Jadi kita semua akan berbicara tentang meritokrasi,” ucapnya. Ahok yang merasa pernah bersinggungan dengan persoalan serupa begitu yakin bisa belajar akan sesuatu yang lebih baik dalam hidup. “Cita-cita saya ke depan, nah, saya akan belajar sesuatu yang berbeda. Saya selalu katakan begini kita tahu tujuan ke depan apa. Takdir itu bukan berarti kita menerima nasib kita,” ucap Ahok.

“Takdir itu pilihan, kita harus memilih tiap kali kita mau takluk kepada kebenaran dan keadilan atau kepada egoisme kita. Kalau kita semua mulai memilih kebenaran dan keadilan maka saya yakin bangsa ini akan baik,” tambah Ahok. Ke depan, Ahok masih bakal menapaki karier di dunia politik. Ia bersyukur dengan yang sudah ia jalani dan miliki saat ini.

“Makin sadar banyak teman kita meninggal, kita enggak tahu usia kita. Kita masih bangun, masih bisa hirup udara, kita masih patut bersyukur. Kita patut menolong sebanyak mungkin orang lain,” ucapnya. Tak lupa, mantan Gubernur DKI Jakarta ini berpesan bahwa untuk selalu setia menjaga pertemanan yang sudah terjalin. “Kira-kira harapan ke depan. Dan yang paling penting ke depan kita harus jaga persahabatan. Persahabatan dengan teman dengan tulus itu enggak bisa dibayar dengan uang. Susah mau cari sahabat yang mengerti kita, enggak gampang,” ucap Ahok.